presscon ALTERO UNDERGROUND
Dunia musik underground Indonesia kedatangan “rumah” baru. Altero Underground resmi diluncurkan lewat sebuah acara yang digelar di Dungeon Pool Lounge, Kemang, Jakarta, pada Kamis (18/12). Peluncuran ini jadi penanda lahirnya sebuah wadah baru untuk para musisi independen dan non-mainstream agar bisa terus berkarya dan tampil tanpa batas.

Bukan sekadar komunitas biasa, Altero Underground hadir dengan visi besar: menjadi ruang aman, inklusif, dan konsisten untuk musisi underground dari berbagai genre. Mulai dari metal, punk, hardcore, alternatif, hingga eksperimen lintas genre.
Dari Keresahan, Jadi Gerakan
Sandy, selaku pendiri Altero Underground, menjelaskan bahwa komunitas ini lahir dari keresahan yang sama-sama dirasakan oleh banyak pelaku musik independen.
“Masih banyak band dan musisi bagus yang sebenarnya punya karya kuat, tapi minim panggung dan exposure. Altero Underground ingin menjembatani itu,” ujar Sandy.
Lewat konsep event rutin dan kolaboratif, Altero Underground ingin membuka peluang tampil yang berkelanjutan, bukan cuma event satu kali lalu hilang.
Panggung Perdana yang Beragam
Acara peluncuran Altero Underground langsung diisi dengan penampilan 10 musisi dan band dari berbagai warna musik. Beberapa di antaranya adalah iHate Band, Ombak, Denji Jamm, serta penampilan DJ seperti DJ Stan dan DJ Surja.

Keberagaman line-up ini sekaligus menegaskan identitas Altero Underground sebagai ruang yang terbuka, tanpa sekat genre.

Siap Roadshow ke Berbagai Kota
Nggak berhenti di Jakarta, Altero Underground juga sudah menyiapkan agenda roadshow ke sejumlah kota. Mulai dari Bekasi, Cikarang, Karawang, hingga kota-kota lain di Pulau Jawa dan Bali.
Rangkaian roadshow ini direncanakan berlangsung dari akhir Desember 2025 hingga Februari 2026, dengan misi memperluas jaringan komunitas musik independen dan mengangkat potensi lokal dari berbagai daerah.
Didukung Sponsor, Tetap Independen
Menariknya, Altero Underground juga mendapat dukungan dari Anker Beer sebagai sponsor utama. Meski begitu, Sandy menegaskan bahwa independensi dan idealisme tetap jadi fondasi utama komunitas ini.
“Dukungan sponsor penting, tapi arah kreatif dan semangat underground tetap kami jaga,” tambahnya.
Rumah Baru Musik Underground
Dengan konsep yang matang dan agenda jangka panjang, Altero Underground bukan cuma hadir sebagai penyelenggara event, tapi juga gerakan kolektif yang ingin menghidupkan kembali semangat solidaritas di skena musik bawah tanah.
“Biasanya Legend hadir dari Underground kan, sama seperti Anker Beer yang juga Legend, so karena sesama legend harus bersatu” Tambah Chintia Maligia, group brand manager Anker Beer.
Buat para musisi independen, Altero Underground bisa jadi rumah baru. Buat penikmat musik, ini jelas jadi ruang seru untuk menemukan suara-suara segar yang jarang terdengar di arus utama.
